selain aspek politik, sosiologi dan demografi tentu aspek ekonomi pindahnya IKN dari
DKI Jakarta ke Kalimantan masih hangat untuk dibahas.
substansi aspek ekonomi pindahnya IKAN ialah :
1. isu pemerataan distribusi perekonomian ekonomi antar wilayah Indonesia
2. isu pembangunan wilayah timur Indonesia
3. isu permasalahan lingkungan
4. isu bahwa letak IKN yang baru tidak rawan terkena bencana alam, sehingga pembangunan akan berjalan dengan baik
5. karena mempunyai infrastruktur yang relative lengkap dan telah tersedia lahan yang dikuasai pemerintah seluas 180 ribu hektar
6. isu kependudukan dan kemacetan
7. dana yang digunakan untuk pemindahan ibu kota
nah, terkait ekonomi islam adakah?
penguatan ekonomi islam adalah pada sector pembiayaan, sehingga biaya yang muncul dari adanya rencana pemindahan IKN itu harus bersumber dari dana syari'ah yang halal. sayangnya, skema yang ditawarkan saai ini belum mengakomodir hal tersebut. adapun pembiayaan yang ada yakni ada 3 skema yaitu melalui APBN, KPBU dan murni swasta. sayangnya lagi akad-akadnya masih seputar pinjaman atau utang piutang dan jaminan, belum menyasar pada instrument yang kata pelajari selama ini, misalkan yang paling sederhana musyarakah atau mudharabah. padahal jika ingin memperkuat peran dan kedudukan system ekonomi islam harusnya pilihan-pilihan pembiayaannya bersumber dari dana syari'ah dan halal, bukan utang lagi utang lagi jaminan lagi jaminan lagi.
Pancasila yang jika diserap menjadi ekasila mengedepankan ekonomi gotong royong yaitu ekonomi saling membangun Bersama. makanya pasal 33 UUD ekonomi Indonesia berdiri diatas asas kekeluargaan saling dan sama-sama, bukan menganut model-model kapitalisme.
pindahnya sentral ekonomi syari'ah Indonesia dari Jakarta ke kaltim usul saya didukung oleh beberapa aspek fundamental yakni nuansa keislaman masyarakat kaltim yang teduh dan mencirikan islam modern dan wasathiyah. ditambah banyaknya sember-sumber ekonomi yang dapat digali dan diarahkan sesuai prinsip-prinsip syari'ah islam. selain daripada itu, ibu kota baru bias menjadi angina segar ditengah stagnasi perkembangan industry keuangan dan ekonomi syari'ah khususnya berkaitan dengan perkembangan wilayah yang cukup luas dan masih dapat digarap
DKI Jakarta ke Kalimantan masih hangat untuk dibahas.
substansi aspek ekonomi pindahnya IKAN ialah :
1. isu pemerataan distribusi perekonomian ekonomi antar wilayah Indonesia
2. isu pembangunan wilayah timur Indonesia
3. isu permasalahan lingkungan
4. isu bahwa letak IKN yang baru tidak rawan terkena bencana alam, sehingga pembangunan akan berjalan dengan baik
5. karena mempunyai infrastruktur yang relative lengkap dan telah tersedia lahan yang dikuasai pemerintah seluas 180 ribu hektar
6. isu kependudukan dan kemacetan
7. dana yang digunakan untuk pemindahan ibu kota
nah, terkait ekonomi islam adakah?
penguatan ekonomi islam adalah pada sector pembiayaan, sehingga biaya yang muncul dari adanya rencana pemindahan IKN itu harus bersumber dari dana syari'ah yang halal. sayangnya, skema yang ditawarkan saai ini belum mengakomodir hal tersebut. adapun pembiayaan yang ada yakni ada 3 skema yaitu melalui APBN, KPBU dan murni swasta. sayangnya lagi akad-akadnya masih seputar pinjaman atau utang piutang dan jaminan, belum menyasar pada instrument yang kata pelajari selama ini, misalkan yang paling sederhana musyarakah atau mudharabah. padahal jika ingin memperkuat peran dan kedudukan system ekonomi islam harusnya pilihan-pilihan pembiayaannya bersumber dari dana syari'ah dan halal, bukan utang lagi utang lagi jaminan lagi jaminan lagi.
Pancasila yang jika diserap menjadi ekasila mengedepankan ekonomi gotong royong yaitu ekonomi saling membangun Bersama. makanya pasal 33 UUD ekonomi Indonesia berdiri diatas asas kekeluargaan saling dan sama-sama, bukan menganut model-model kapitalisme.
pindahnya sentral ekonomi syari'ah Indonesia dari Jakarta ke kaltim usul saya didukung oleh beberapa aspek fundamental yakni nuansa keislaman masyarakat kaltim yang teduh dan mencirikan islam modern dan wasathiyah. ditambah banyaknya sember-sumber ekonomi yang dapat digali dan diarahkan sesuai prinsip-prinsip syari'ah islam. selain daripada itu, ibu kota baru bias menjadi angina segar ditengah stagnasi perkembangan industry keuangan dan ekonomi syari'ah khususnya berkaitan dengan perkembangan wilayah yang cukup luas dan masih dapat digarap
Komentar
Posting Komentar