Mamben Lauk berdiri diperkirakan pada abad ke-13 yaitu tahun 1545 M dari masa pemerintahan Kerajaan Selaparang, Mamben Lauk berasal dari Bahasa Arab yaitu “Naban” yang artinya membina, sebagai wilayah pembinaan agama bagi masyarakat dan Mamben Lauk terkenal dengan desanya para Ustadz sehingga dari cerita-cerita orang tua dahulu setiap warga Mamben yang pergi ke wilayah luar desa selalu dijadikan imam dalam sholat dan disegani. Sebagian besar masyarakat Mamben Lauk bermata pencaharian sebagai Petani, Pedagang dan lainya sebagai Peternak, Pegawai Negeri, Guru dan lain-lain. Adapun jumlah penduduknya sekitar ± 16.712 jiwa dengan jumlah kepala keluarga sekitar 3.799 KK serta memiliki luas wilayah sekitar 94,46 KM. Dari luas wilayah yang dimiliki sekitar 458,45 Ha merupakan area persawahan karena Mamben Lauk daerah dataran rendah yang subur, sehingga peluang pengumpulan zakat pertanian sangat tinggi begitu juga karena warga yang umumnya religious memungkinkan terbukanya ruang untuk pel...